Cari Properti Idaman Anda

Berita

700 Rumah Rawan Gempa Bakal Dibangun di Lombok

PT Bank Tabungan Negara (Persero) merehabilitasi rumah korban gempa di Lombok. Bersama BUMN lainnya, BTN menyatakan kesiapannya untuk membangun 700 unit Rumah Rawan Gempa (RRG) yang diperuntukkan bagi warga terdampak gempa di Lombok.

Setidaknya telah siap dibangun dan sudah selesai 100% rumah sebanyak 502 untuk dapat dimanfaatkan oleh warga terdampak gempa. Sekitar 200 rumah sudah ditempati oleh warga.

“Kita bersama BUMN lain melakukan sinergi untuk penyediaan rumah tersebut. Dalam waktu sesegera mungkin kami akan penuhi target 700 unit RRG yang menjadi tugas BTN,” terang Direktur Utama BTN Maryono usai mendampingi Menteri BUMN Rini M Soemarno pada saat mengunjungi Lombok, Nusa Tenggara Barat, dikutip dari keterangan tertulisnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Menteri Rini meninjau pembangunan Rumah Rawan Gempa (RRG) sebagai tempat tinggal sementara bagi para pengungsi gempa lombok serta pembangunan MCK dan sarana pendukung lainnya yang merupakan hasil sinergi BUMN.

“Saya senang RRG dan MCK sudah dibangun, tercatat sudah 805 RRG dan 49 MCK . Untuk RRG sendiri sudah mencapai setengah yang kita targetkan sebanyak 1.700 RRG. Tentu ini sebuah sinergi yang luar biasa dari BUMN bagaimana pemerintah terus mendorong optimalisasi peran perusahaan negara dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa,” ungkap Menteri Rini.

Dari 15 desa yang dilanda gempa di NTB, dipilih 4 area yang menjadi pilot project dalam pembangunan RRG ini yaitu Desa Guntur Macan dan Desa Kekait di Kec. Gunung Sari, Desa Sembalun di Kec. Semablun dan Desa Terangan, Kec. Pemenang.

Menteri Rini memastikan sinergi BUMN akan terus berlanjut dan akan semakin banyak BUMN yang terlibat dalam membangun RRG dan MCK sehingga mampu mencapai target yang telah ditetapkan.

“Saya akan terus memantau dan mendukung upaya-upaya penanganan pasca bencana. Apresiasi dan terima kasih saya kepada BUMN-BUMN yang sudah terlibat serta semua pihak yang sudah membantu memperlancar pembangunan rumah transisi ini,” imbuh Rini.

Bagikan Post ini:

Komentar